oleh

ALMA, Fasilitas Listrik Bagi Kapal Ketika Bersandar di Pelabuhan

Ternate, energindo  – Pelaku usaha sektor kelautan di Maluku Utara mengaku sangat terbantu dengan hadirnya anjungan listrik mandiri (ALMA) yang disediakan PT PLN (Persero). Apresiasi pun disampaikan oleh PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ternate yang turut merasakan manfaat ALMA dan program Electrifying Marine PLN di Pelabuhan Ferry Bastion Ternate.

General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Ternate, Yulianto, menyebutkan bahwa dengan menggunakan ALMA, kapal-kapal dapat meningkatkan efisiensi dari sisi lifetime suku cadang dan penggantian oli mesin yang lebih panjang. Pasalnya, kini mereka tidak perlu menyalakan mesin saat kapal bersandar di pelabuhan.

“Kami juga menanyakan kepada para kru ABK bahwa mereka merasa nyaman karena tidak ada suara bising ketika kapal bersandar di pelabuhan. Pasalnya, mereka tidak menghidupkan mesin namun menggunakan listrik dari darat yaitu melalui ALMA PLN,” ujar Yulianto, Selasa (21/9).

Ke depan, dia berharap anjungan listrik mandiri ini dapat diterapkan di pelabuhan-pelabuhan lain di wilayah Maluku Utara. Dengan begitu, kapal-kapal yang sandar dapat menginap atau bersandar lebih lama dan memanfaatkan listrik PLN.

Merespons pemintaan pengguna, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Adams Yogasara, mengaku akan berupaya menambah keberadaan ALMA di Maluku dan Maluku Utara. Apalagi, sebagai wilayah kepulauan, Maluku dan Maluku Utara banyak memiliki dermaga dan pelabuhan.

Menurut Adams, hal ini tak lain untuk dapat mendukung kegiatan ekonomi termasuk pada sektor perikanan dan kelautan.

“Oleh karenanya, kami berkomitmen untuk mendukung kegiatan ekonomi di pelabuhan maupun dermaga dengan menghadirkan ALMA sebagai pemenuhan energi listrik para pengguna jasa pelabuhan yang tentunya lebih ramah lingkungan dan efisien,” jelasnya.

Pembangunan ALMA merupakan bentuk konkret pelaksanaan program Electrifying Marine PLN. Program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan listrik pelanggan pada sektor perikanan laut guna memenuhi kebutuhan layanan listrik temporer seperti penerangan kapal, coldstorage, serta kebutuhan listrik lainnya di lokasi dermaga, pelabuhan hingga Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

Program ini lahir sebagai wujud nyata transformasi PLN pilar Customer Focus dan Innovative dalam meningkatkan pelayanan listrik yang lebih mudah, terjangkau dan andal.

Hingga kini, PLN telah menyediakan empat ALMA di Maluku dan Maluku Utara. Antara lain di Pelabuhan Ferry Bastiong Ternate, Pelabuhan Ferry Galala Ambon, Pelabuhan Hunimua Maluku Tengah dan Pelabuhan Waipirit Seram Bagian Barat.

Keempat ALMA tersebut menyerap biaya investasi senilai Rp 270,4 juta, dengan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 48 persen sebagai komitmen untuk mendukung industri nasional.

News Feed