oleh

Anggota DPR RI Komisi 7 Kunjungi Kampus Almamaternya

Jakarta, energindo–Ruang rapat lantai 5 gedung Universitas Trisakti, Grogol, Jakarta Pusat, kedatangan tamu kehormatan seorang anggota DPR RI yang merupakan alumnus Universitas Trisakti Angkatan 2000 Tekhnik Perminyakan. Pria kelahiran tahun 1980 yang identik berkumis tipis ini adalah Anggota DPR berasal dari Dapil (Dearah Pemilihan)Kalimantan Barat. Ya,dia adalah Maman Abdurrahman, Anggota Komisi 7 DPR-RI, Fraksi Partai Golkar yang baru 13 bulan menjabat dari proses pergantian antar waktu.

Sosok Maman jika ditonton kiprahnya di televisi  maka akan terlihat sebagai wakil rakyat yang “galak dan tegas”. Tapi tidak kali ini ketika didepan para dosen dan dekan. Ia mengaku canggung, cukup grogi dan tak bisa galak.
“Kenapa? Karena selain harus dihormati, guru dan dosen itu tahu “daleman” dan sejarah kita. Mereka tahu nakalnya kita ataupun pernah bodohnya kita. Jadi guru dan dosen punya kartu untuk mengintropeksi kita,” ujar Maman ketika membuka acara dihadapan belasan dosen Universitas Trisakti, (26/6).

Selama kuliah di Trisakti, Maman mengakui, pernah mendapat IP (Indeks Prestasi) dari 0, sekian sampai 3, sekian. Selain itu ia pernah berprestasi tapi pernah juga kena skorsing dari kampus. Maman berdalih bahwa itu adalah dinamika ketika masih berjiwa muda. Yang penting, katanya, ia terus punya semangat untuk memperbaiki dan rasa kesetiakwanan sosial untuk membantu.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti, Afiat Adiugraha membuka diskusi menyoroti akan pentingnya penerapan UUD 1945 Pasal 33. Sebab, katanya, sampai saat ini belum terwujudkan secara baik dan merata bagi rakyat Indonesia.

“Ini berasal dari pertanyaan awam para mahasiswa seperti; Pak mengapa Negara kita yang katanya kaya akan SDA (Sumber Daya Alam) SDA, tapi kok banyak pengangguran dan kemisikinan?,” ungkap Dekan.

Sedangkan para dosen-dosen yang hadir dalam diskusi, mengutarakan berbagai permasalahan yang membelenggu kegiatan energi di Indonesia dari mulai eksplorasi minyak dan gas, pengembangan energi panasbumi, CBM (Coal Bed Methane), anggaran untuk penelitian sumber energi sampai pada peran kampus untuk energi yang berkelanjutan.

Menanggapi aspirasi para dosen, Maman berterima kasih banyak atas masukkannya. Dirinya berjanji akan memikirkan semua masukan tersebut dan berusaha membawa ke dalam bahan rapat di Komisi 7 DPR RI. “Sebagai anggota DPR RI. Silahkan Bapak – Ibu Dosen “manfaatkan” saya sebanyak-banyaknya. Dalam artian agar saya mendapat pencerahan untuk membawa SDA Indonesia bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia.

Ditambahkan Maman, Ketua Umum dan Ketua Fraksi Partai Golkar pun mendukung penuh dirinya agar jabatannya sekarang bisa membawa perubahan bagi kesejahteraan rakyat banyak.  Mereka bahkan bilang kalau ada yang menghambat dirinya memperjuangkan cita-cita Pasal 33 UUD 1945, silahkan “disikat” saja.

“Yang penting kepada guru dan para dosen mohon dukung saya agar bisa bekerja dengan baik dan benar. Sebab dibelakang saya ada nama besar keluarga, Dapil, sekolah dan kampus bila saya tidak benar. Jadi mohon doakan saya juga untuk selalu istiqomah,” tukas Maman.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed