oleh

Antisipasi BBM Langka, BPH Migas Dirikan Posnas ESDM Jelang Natal & Tahun Baru

-Minyak-27 views

Mengantisipasi adanya kelangkaan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) pada saat perayaan Hari Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mendirikan Posko Nasional (Posnas) sektor ESDM. Posko ini dibentuk untuk menjamin ketersediaan dan distribusi BBM, gas, listrik dan antisipasi bencana geologi.

“Tugas Posko Nasional ESDM di bawah BPH Migas sebagai penanggung jawab. Posko bertugas 18 Desember 2018 sampai 8 Januari 2019,” kata Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa pada sejumlah media, Selasa siang (11/12/2018) di Jakarta.

Diperkirakan potensi puncak konsumsi BBM akan terjadi tiga kali, yakni 22 Desember, 31 Desember, dan 5 Januari 2019.

“Khusus untuk bahan bakar ‘gas oil’, puncaknya pada 5 Januari, sedangkan konsumsi avtur dan gas6 Elpiji pada 22 Desember,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, Tim Posko Nasional Sektor ESDM juga melibatkan dan bekerjasama dengan pihak Polri, Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, dan badan usaha niaga umum BBM seperti Shell, Vivo, Total Oil, Exxon Mobil Lubricants, dan PT Aneka Petroindo Raya.

“Dengan adanya Posko Nasional Sektor ESDM diharapkan ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM, gas, listrik dapat terjamin ke seluruh wilayah NKRI.

Sedangkan Badan usaha di bidang penyediaan BBM, gas, dan listrik ditangani oleh PT Pertamina (Persero), PT AKR Corporindo Tbk, PT PLN (Persero), PT PGN (Persero) dan PT Pertagas Niaga.

Fanshurullah menyatakan, untuk ketersediaan BBM, Pertamina telah mengantisipasi dengan menambah titik lokasi penyalur, yakni penambahan mobil dispenser, baik di jalan tol, maupun jalan menuju tempat pariwisata dari 9 menjadi 16 titik.

Selain itu, kantong BBM ditambah dari 44 lokasi menjadi 54 lokasi; BBM Kemasan yang disiapkan Pertamina dari 2,5 kiloliter (KL) menjadi 3,7 KL. Pangkalan gas Elpiji juga ditambah dari 28 ribu menjadi 37 ribu lokasi.

Dia juga menambahkan Satgas Posko Nasional akan melakukan koordinasi dan pengawasan distribusi BBM, gas, dan listrik di titik konsentrasi Natal, seperti Sumatera Utara, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, NTT, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

Sementara itu untuk titik jalur wisata yang menjadi konsentrasi satgas, yakni Bukittinggi, Pangkal Pinang, Anyer, Puncak-Bogor, Lembang-Bandung, Yogyakarta, Malang, Bali dan Bunaken-Manado.

“Setiap hari tim Satgas ESDM akan memonitor ke berbagai titik seluruh Indonesia, terutama tempat-tempat masyarakat merayakan Natal dan tempat wisata di Indonesia,” katanya.

“Kami yakin dan optimis pelaksanakan satgas menjelang Natal dan Tahun Baru 2019 Insya Allah akan berjalan aman, baik, dan terencana,” kata Fanshurullah. (Sof)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed