oleh

BPH Migas: Tidak Ada Kelangkaan BBM dan LPG Selama Nataru 2020

Jakarta, energindo – Selama masa liburan Natal 2019 dan tahun baru 2020 (Nataru) dilaporkan tidak terjadi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM). Kendati demikian masih terdapat keterlambatan pasokan BBM di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Hal tersebut diungkapkan oleh Hendry Ahmad, salah seorang Komite Badan Pengatur Hilir (BPH) Minyak dan Gas Bumi (Migas) dalam acara Penutupan Posko Nasional ESDM Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 pada Rabu (8/1/2020) di Gedung BPH Migas Lantai Ground Jl. Kapten P. Tendean No. 28, Jakarta Selatan. Sedang untuk LPG (Liquified Petroleum Gas) tidak terjadi keterlambatan pasokan.

Saat ditanyakan penyebab keterlambatan pasokan BBM, Hendry menyatakan terjadinya bencana alam mengakibatkan ada keterlambatan pasokan. “Bencana longsor, cuaca ekstrim dan jalan yang rusak menjadi sebab lambatnya pasokan BBM. Atau cuaca ekstrim di perairan sehingga kapal pengangkut BBM jadi terlambat,” kata Hendry.

Dia juga menyebutkan bahwa bencana banjir di sejumlah daerah seperti Banten, Jabar dan DKI Jakarta juga mengakibatkan dampak pada SPBU.

“Ada 18 SPBU terdampak banjir. Alhamdulilah saat ini per tanggal 8 Januari tinggal beberapa SPBU yang belum beroperasi karena masih terkena air,” ujarnya.

Dia menjelaskan, sisa genangan air membuat operasional belum bisa dibuka karena rawan masuk ke dalam tangki BBM. Secepatnya, lanjut dia, pembersihan terus dilakukan sehingga pelayanan bisa kembali normal.

“Karena banyak air tergenang ke tangki air masuk. Pada prinsipnya kalau sudah kering SPBU itu dapat dioperasikan,” imbuh Henry. Kondisinya hingga kini belum beroperasi karena ada genangan air yang masuk ke tanki-tanki SPBU.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed