oleh

HEBITREN Kembangkan PLTS Untuk Pesantren

Jakarta, energindo — Sekretaris Jenderal Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (HEBITREN) Indonesia,  Reza Pahlevi Bakhtiar, menjelaskan, bahwa pondok pesantren harus bisa berkontribusi ke berbagai sektor pembangunan, tak terkecuali energi terbarukan.

Untuk itulah, kata dia, tahun ini pihaknya sedang mendukung  beberapa tempat di pesantren sebagai lokasi pengembangan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya).

“Kita sedang ada 5 pilot project pengembangan energi surya untuk pesantren. Untuk nama pesantren nya saya belum bisa ungkapkan. Namun yang pasti project ini tersebar di beberapa daerah seperti; Banten, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Sumatera Selatan,” kata Reza di sela-sela acara peresmian kantor baru HEBITREN di Kalideres Jakarta Barat pada Minggu (22/5/2022).

Harapannya, pemakaian listrik pondok pesantren tersebut nantinya bisa menghemat pemakaian energi listrik hingga 70 persen. Selain itu, pondok pesantren akan lebih mandiri dengan adanya listrik dari energi terbarukan sehingga tak perlu bergantung kepada listrik PLN ataupun  menggunakan genset.

Masih terkait green program, saat ini  juga menggarap pertanian berbasis green house di Pesantren Al Ittifaq, Ciwidey, Jabar. Setidaknya akan ada 100 pesantren yang terlibat program terkait teknologi pertanian ini.

“Sehingga para santri yang hendak menanam, memberi pupuk atau menyiram cukup dengan menggunakan jari jempol saja. Kegiatan pertanian berbasis teknologi tersebut tentu tidak mengganggu proses belajarnya,” pungkas Reza.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *