oleh

Himpunan Ahli Pelabuhan Siap Bantu Percepatan Pembangunan Pelabuhan di Indonesia

 

Jakarta, energindo — Himpunan Ahli Pelabuhan Indonesia (HAPI) menyatakan siap mendukung program-program Pemerintah untuk mempercepat dan memperbanyak pembangunan pelabuhan baru di Indonesia.

“Kita akan support dan juga memberikan masukan baik itu kepada operator , Pemerintah dan stakeholders lain. Kita juga akan memberikan konsep best practice dan future practice  untuk adaptasi, “ ujar Harry Sutatnto, Ketua Bidang III Industri dan M asyarakat HAPI kepada media seusai acara Webinar Nasional Seri 1 “Pembangunan dan Pengelolaan Pelabuhan Umum Terminal di Indonesia di Kelola Sendiri versus Pathner Strategis” (Internasional), di Jakarta (09/02).

Terkait hal privatisasi Pelabuhan, menurutnya ini, perlu diberikan informasi yang berimbang kepada masyarakat dan industri agar tak salah paham  dalam memahami perspektif kerjasama pengelolaan pelabuhan/operator terminal. Jadi beberapa sudut pandang dari sisi pemerintah dan investor perlu disosialisasikan dengan baik.

Sebenarnya, lanjut dia, kerjasama pengelolaan fasilitas terminal pelabuhan milik pemerintah/ BUMN/Swasta dengan  mitra lokal/internasional merupakan hal yang umum dilakukan di dunia.

Motif dari kerjasama tersebut sangat bervariasi baik dari sisi finansial, strategi pengembangan korporasi, sharing know-how, optimalisasi asset dll. Kerjasama dengan mitra global tersebut sudah diterapkan di beberapa terminal di Indonesia.

Karena keterbatasan kemampuan pemerintah dalam membiayai infrastruktur pelabuhan, memerlukan solusi dan alternatif lain untuk pengembangan pelabuhan di Indoneisa.

Namun demikian masih banyak pro dan kontra mengenai hadirnya operator asing di bidang kepelabuhan baik dari sisi pelayanan publik, nasionalisme, kebutuhan operasional, dan keterbatasan finansial. “Kembali lagi nanti kami bantu definisinya apa untuk membantu semua terkait sosialisasi,” pungkas dia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed