oleh

Kargo LNG dari Muara Bakau Berpotensi High Inventory? Ini Penjelasan SKK Migas

Jakarta, energindo– Kargo LNG yang di suplai Muara Bakau berpotensi mengalami _high inventory_, hal ini disebabkan oleh pembeli yang di tunjuk (Pertamina) meminta perubahan jadwal pengapalan kargo di Mei 2019. Perubahan tersebut akan berdampak terjadi potensi _unmanageable high inventory_ di Kilang Bontang pada akhir Mei 2019.

Mengantisipasi hal tersebut, Kepala Divisi Program dan Komunikasi, SKK Migas, Wisnu Prabawa Taher, menyatakan, SKK Migas telah berkoordinasi dengan para pihak (penjual/Pertamina dan Kilang Bontang) untuk melakukan mitigasi antara lain mendesak Pertamina untuk tetap mengambil kargo LNG Muara Bakau sesuai dengan jadwal, mempersiapkan hal teknis untuk menghindari _unmanageable high inventory_ di Kilang Bontang, dan mencegah terjadinya penurunan suplai gas dari Muara Bakau.

Ia juga mengatakan, hingga saat ini SKK Migas terus berupaya melakukan mitigasi dan menjaga monetisasi gas bumi dengan maksimal, guna memberikan manfaat sebesar – besarnya untuk pemerintah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed