oleh

Komisi VI DPR Puji Kecepatan Pertamina Pasok Elpiji – BBM ke Lokasi Tsunami Pandeglang

-Daerah-10 views

Langkah cepat, sigap dan tanggap PT Pertamina (Persero) dalam memasok elpiji 3kg dan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke daerah terkena dan terdampak tsunami Pandeglang Banten mendapat apresiasi dari anggota Komisi VI DPR RI.

“Tentu saya sangat mengapresiasi strategi cepat Pertamina dalam hal pemenuhan pasokan elpiji 3 kg dan BMM disetiap daerah yang terkena bencana,” kata Sartono Hutomo pada media, Selasa petang (25/12/2018) di Jakarta. “Semoga langkah ini bisa diikuti oleh PT PLN dan Telkom dalam hal pemulihan jaringan listrik dan komunikasi!,” harap Sartono.

Menurutnya, hal utama disetiap terjadinya bencana alam adalah pasokan BBM, elpiji dan pemulihan jaringan listrik. “Bencana tsunami di Banten ini tentu mengejutkan kita semua, karena kejadiannya tidak lazim. Artinya pemicu tsunami ini yang tidak lazim! Kita berharap rekonstruksi pasca bencana cepat dilakukan,” tandas politisi Partai Demokrat ini.

Sementara itu, Dekan Fisip Universitas Mathla’ul Anwar (Unma) Pandeglang Banten, Said Ariyan pada media, Senin malam (24/12/2018) menyatakan bahwa pasokan elpiji 3 kg dan BBM masih bagus. Apa indikatornya? “Saya melihat pom bensin belum kekurangan dan tidak ada kendaraan-kendaraan yang antrian panjang,” kata Said.

Walaupun demikian, ungkap Said, yang juga menjadi Ketua Tim Posko Unma untuk Tsunami Pandeglang Banten, distribusi elpiji 3 kg lebih disebarkan ke daerah-daerah seperti di Kecamatan Cigeulis, Cibaliyung dan Sumur.

Menurutnya, Said, wilayah tersebut
(Cigeulis, Cibaliyung dan Sumur) mengalami tingkat kerusakan yang parah. “Kebutuhan akan elpiji 3 kg dan BBM sangat tinggi. Apalagi mobilitas kendaraan yang hilir-mudik juga sangat banyak, tentu volume BBM yang dibutuhkan juga besar,” kata Said. Apalagi masyarakat luar daerah juga banyak yang mendatangi daerah-daerah bencana untuk mengevakuasi korban.

Oleh karena itu, Said berharap agar pendistribusian elpiji 3 kg dan BBM oleh Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) energi dapat tersebar secara luas hingga ke pulau-pulau kecil di Selat Sunda. “Kita tahu dan belum masuk pulau-pulau kecil. Tapi pasti terdampak juga dan pasti butuh pasokan elpiji dan BBM,” tandasnya.

Kendati demikian, Said mengapresiasi Pertamina yang sigap menambah pasokan elpiji 3 kg dan BBM. “Kita apresiasi atas kesigapan Pertamina dalam mensuplai elpiji dan BBM ke Kabupaten Pandeglang dan sekitarnya. Sudah pasti elpiji ini dibutuhkan untuk mendukung kebutuhan pokok di dapur umum posko-posko,” ujar Said.

Sebagai catatan, Pertamina menyiagakan 425 pangkalan elpiji 3kg di wilayah Kabupaten Pandeglang untuk mengamankan pasokan kebutuhan Elpiji 3kg di wilayah tersebut. Sebanyak 121 pangkalan disiagakan tersebar di 10 Kecamatan terdampak tsunami di Kabupaten Pandeglang, sedangkan 304 pangkalan lainnya tersebar di wilayah kabupaten Pandeglang yang tidak terdampak tsunami.

“Pangkalan elpiji 3kg Pertamina beroperasi normal dan stok elpiji 3kg dalam posisi aman,” kata Dian Hapsari Firasati Unit Manager Communication & CSR MOR III. Dian menegaskan bahwa pada Senin (24/12/2018), pasokan ke wilayah Pandeglang mencapai 27 ribu tabung Elpiji 3kg. “Jumlah ini sudah termasuk penambahan fakultatif untuk penanggulangan pasca tsunami,” katanya seraya mengimbuhkan pihaknya juga telah menyediakan 2 SPPBE Pertamina di Kabupaten Pandeglang dalam kondisi aman dan beroperasi penuh.

Terkait dengan upaya penanggulangan pasca tsunami, Pertamina juga memperbanyak bantuan LPG ke dapur umum. Pada Minggu (23/12/2018) malam, pooPertamina telah menyalurkan bantuan ke sejumlah lokasi dapur umum dan posko penampungan di wilayah terdampak. (Sof)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed