oleh

Pekerja Pertamina Minta Chevron Buka Data Blok Rokan

Jakarta, energindo– Presiden FSPPB( Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu), Arie Gumilar meminta PT Chevron Pasific Indonesia (CPI) membuka data dalam masa transisi pengambil alihan Blok Rokan.

“CPI sebagai kontraktor lama juga tidak memberikan kesempatan bagi Pertamina untuk melakukan investasi serta mendapatkan akses data produksi minyak dan gas dari Blok Rokan pada masa transisi. Padahal data dan upaya investasi sangat penting bagi keberlanjutan produksi Blok Rokan agar tidak anjlok pasca diambil alih Pertamina,” ungkap Arie kepada media di Jakarta (06/02).

Harusnya, lanjut Arie, dalam masa transisi untuk investasi dan akses data operasi blok Rokan kepada Pertamina dapat dilakukan karena semua sarana prasarana Blok Rokan termasuk data operasional hakikatnya adalah milik Negara tanpa harus ada pembelian PI PT. CPI.  

Arie menambahkan bahwa data-data yang dimaksud adalah data untuk subsurface, seismik, eksploarsi, dan termasuk data SDM. Menurutnya semua data ini sangat penting agar Pertamina tak perlu menganalisa dari awal lagi sehingga membuat produksi bisa terlambat.

“Nah kalau terlambat kan yang rugi bukan Pertamina saja. Tapi Negara karena lifting terkendala. Padahal Presiden Jokowi sendiri menginginkan agar defisit impor migas bisa berkurang,” tegasnya.

Untuk itu ia meminta pihak SKK Migas untuk menjadi wasit sebagai perwakilan Pemerintah agar bisa menekan CPI untuk memberikan data serta memberikan kesempatan bagi Pertamina untuk mulai berinvestasi di Blok Rokan secepatnya.

“Seperti di Blok Mahakam diberikan kesempatan untuk investasi awal dan bisa akses data. Jadi pada saat alih kelola bisa langsung, tidak dari nol lagi,” tukas Arie.

Intinya, ia menggaris bawahi, bahwa sejak penetapan Pertamina sebagai pemenang Blok Rokan, PT. Chevron Pacific Indonesia (PT. CPI) tidak menunjukan itikad baik dengan tidak membuka ruang untuk masa transisi peralihan Pengelolaan serta disinyalir juga tidak melakukan investasi melalui kegiatan pengeboran dan sejenisnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed