oleh

Pengamat: Laba Pertamina Melonjak! Hoax atau Fakta?

Jakarta, Energindo.co – Berdasarkan fakta, laba PT Pertamina (Persero) selama ini yang paling tinggi adalah pada laporan keuangan Pertamina tahun 2016, yaitu USD 3,1 miliar. Sementara, laba Pertamina tahun 2019 hanya USD 2,53 miliar, dan laba Pertamina tahun 2018 adalah USD 2,54. Artinya kinerja direksi Pertamina selama tahun 2019 adalah datar alias biasa saja. Demikian diungkapkan oleh
Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) Yusri Usman.

“Adapun deviden dari laba bersih Rp 35 triliun tahun 2019, yang disetorkan Pertamina hanya Rp 8 triliun ke pemerintah. Selebihnya, sekitar Rp 128, 6 triliun merupakan setoran pajak pajak, termasuk pajak BBM dan pelumas yang ditanggung rakyat dalam membeli BBM, dan Rp 43,7 triliun adalah PNBP (Penerimaan negara bukan Pajak) dari sektor hulu, termasuk bayar signature bonus Rp 12 triliun untuk ambil blok Rokan,” kata Yusri dalam keterangan persnya, Sabtu (20/6/2020).

Faktanya, lanjut Yusri, harga BBM dijual mahal diatas wajar sesuai peraturan. “Parahnya lagi, kualitasnya BBM nya hanya Euro 2, yaitu Premium, Pertalite dan Solar. Pertamina katanya rencana mau IPO untuk sub holdingnya, apakah sudah dengan perencanaan yang matangkah itu? Harusnya Direksi Pertamina belajar jujurlah menyampaikan kinerjanya kepada publik,” papar Yusri. Gak percaya? Silakan buka semua jejak digital dari tahun 2015 sampai dengan hari ini, tambahnya.

Seperti diketahui, Pertamina terus menunjukkan kontribusi nyata yang tidak tanggung-tanggung untuk pembangunan Indonesia. Setelah pada 2018 membukukan setoran pajak dan dividen terbesar dalam sejarah Pertamina, yaitu senilai Rp120,8 triliun, kali ini Pertamina kembali mencetak rekor terbarunya berupa setoran pajak dan dividen yang menembus Rp136,6 triliun pada 2019.

VP Corporate Comunication Pertamina Fajriyah Usman menjelaskan, setoran Pertamina tahun 2019 meningkat sekitar 13% dibandingkan tahun sebelumnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed