oleh

PLTS 50 MW Akan Hadir di Pelabuhan Sabang

Jakarta, energindo – PT Indika Energy Tbk, melalui anak usahanya PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya (EMITS), menandatangani Nota Kesepahaman bersama Enertec Mitra Solusi (ENERTEC) dan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) untuk kerja sama di bidang Energi Baru dan Terbarukan (EBT).

Kemitraan dilakukan melalui pemasangan Solar PV (Photovoltaic) dalam mewujudkan pelabuhan bebas Sabang menjadi “green port” – yang merupakan konsep pengembangan pelabuhan berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek kelestarian lingkungan, konservasi energi, pemberdayaanmasyarakat, dan aspek ekonomi dari pelabuhan itu sendiri.

“Energi terbarukan melalui tenaga surya di Indonesia masih
perlu ditingkatkan. Potensi energi surya di Indonesia sangat besar yakni sekitar 207,8 GW namun yang telah dimanfaatkan baru sekitar 153,8 MW,” tutur Deputi Basilio, Kemenko Maritim dan Investasi.


“Kerja sama ini bertujuan memajukan potensi kota Sabang sebagai kota niaga dan pelabuhan bebas melalui pengembangan infrastruktur tenaga listrik PV Rooftop dan diharapkan dapat menjadi terobosan di Wilayah Aceh dan Sabang, terutama untuk memenuhi listrik Kawasan Sabang dan Pelabuhan Bebas Sabang. Model kerja sama ini direncanakan akan diterapkan untuk pelabuhan-pelabuhan strategis lainny
di Indonesia,” tambah Deputi Basilio.

PV Rooftop atau tenaga surya merupakan sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Kemitraan dan pengembangan usaha akan meliputi pemasangan Solar PV oleh EMITS dan ENERTEC pada bangunan maupun lahan yang telah dikelola BPKS dengan besaran kapasitas 50 MW.

“Kami bangga dapat bekerja sama dan berkontribusi dalam mengembangkan EBT di Indonesia. Kerja sama ini juga merupakan wujud komitmen Indika Energy Group dalam mendiversifikasi portofolio bisnis, mencapai tujuan keberlanjutan, serta mendukung upaya pemerintah dalam mencapai target bauran EBT sebesar 23% pada tahun 2025,” tutur Azis Armand, Wakil Direktur Utama dan Group CEO Indika Energy.


“Indonesia memiliki potensi pengembangan sektor energi terbarukan yang sangat besar, sejalan dengan target agresifnya untuk melakukan dekarbonisasi. EMITS siap mengambil peran dalam transisi energi hijau
di Indonesia dengan menghadirkan energi bersih yang terpercaya dan berbiaya kompetitif untuk sektor komersial dan industri di Tanah Air,” tutup Azis.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed