oleh

Robot Identifikasi Bawah Laut Buatan Mahasiswa UI Menjawab Kebutuhan Industri

Jakarta, energindo – Pertengahan tahun lalu, Tim Autonomous Marine Vehicle (AMV) Universitas Indonesia (UI), sukses meraih juara satu   kompetisi “The 3rd ASEAN Marine Advanced Technology Education Underwater Robot Competition” di Surabaya.  Turnamen internasional itu mempertandingkan karya inovasi mahasiswa terkait Remotely Operation Vehicle (ROV) berupa robot bawah air yang dioperasikan jarak jauh.

“AMV sudah sangat sering ikut lomba. Tujuannya untuk menguji coba ketangguhan produk yang kita buat diperlombaan. Dengan semakin sering di uji coba juga semakin bagus,” kata Irfan Rahardi Kurniato, Tim Leader AMV UI, kepada energindo (23/02).

Lebih lanjut Irfan menjelaskan, robot yang disertakan dalam lomba tahun lalu itu adalah Robot Makara 08 Mark II. Ini adalah robot bawah laut yang mampu menyelam dengan kedalaman 5 meter dan mampu bertahan selama 30 menit. Robot ini bisa dimanfaatkan untuk mengukur diameter, volume, dan berat sebuah objek.

“Jadi bisa untuk berbagai tujuan seperti image processing, inspeksi, mengidentifikasi inspeksi lambung kapal, dan penugasan lainnya. Robot ini juga dilengkapi sensor suhu dan ph serta memiliki posisi truster memudahkan pilot dalam memiringkan posisi ROV,” imbuhnya.

Lanjut ke Makara 9 dan 10

Sukses di Makara 08, Irfan menjelaskan, bahwa sejak tahun 2019 lalu pihaknya telah merancang dua robot air terbaru. Dimana untuk project robot permukaan air yaitu bernama Makara 09 dan untuk bawah air bernama Makara 10.

“Sebenarnya dua project robot ini berhubungan. Misalnya jika Makara 09 dari hasil fotonya menemukan sebuah unidentified object, maka Makara 10 akan diluncurkan. Saat ini keduanya masih dalam tahap penyempurnaan seperti bagian bawah lambung kapal dan beberapa fiber optic,” jelasnya.

Makara 10 ini, sebut Irfan, sebenarnya merupakan pengembangan dari Makara 08. Bedanya kali ini Makara 10 akan menggunakan motor yang lebih banyak yaitu 6 motor untuk penggerak robot kapal. Makara 10 keunggulannya juga bisa bekerja secara manual ataupun otomatis tanpa kendali dibawah air sehingga Makara 10 pun bisa untuk penugasan mengangkat barang dan memfoto didalam laut juga.

“Makara 10 ini beragam tujuan dan penugasannya. Ini karena Makara 10 bisa di setting sendiri baik itu buat survei atau lainnya. Makara 10 bisa juga ditugaskan untuk pemerikasaan lambung kapal mengukur plat kapal yang setiap bulan harus dicek,” ungkap Irfan.

Kelebihan lain, Makara 10 saat ini sudah bisa menyelam hingga 15 meter sehingga lebih dalam dari Makara 08. Namun Irfan berkeinginan Makara 10 bisa menyelam lebih dalam lagi dan bisa tahan terhadap arus air nantinya.

“Saya dan teman-teman juga berkeinginan agar robot-robot Makara bisa dimanfaatkan oleh industri dalam Negeri nantinya. Dan berbagai pihak juga bisa membantu pengembangan anak bangsa ini,” tandas Mahasiswa Teknik Mesin UI Semester 6 ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed