oleh

Siapkan SDM Andal di Era Industri 4.0, Kampus BUMN Terapkan “Merdeka Belajar”

Jakarta, energindo –Rektor Univeristas Pancasila, Akhmaloka menyampaikan bahwa perguruan tinggi memegang peran sentral ditengah arus perubahan yang begitu pesat. Apalagi saat di era revolusi industri ke-4,maka teknologi akan sangat cepat berubah.

“Konsep baru, teknologi baru, pengetahuan baru, bahkan cabang ilmu baru akan terus bermunculan. Maka, perguruan tinggi dituntut untuk mampu mempersiapkan pembelajar sepanjang hayat (lifelong learner),“ ujar Ketua APERTI BUMN saat pembukaan kerjasama kerja sama merdeka belajar kampus merdeka antar perguruan tinggi APERTI BUMN (18/8) melalui sesi seremonial via zoom.

Untuk itulah, lanjut dia, APERTI BUMN ingin mahasiswa mengikuti pembelajaran antar Program Studi dan antar kampus APERTI BUMN melalui mekanisme transfer sistem kredit semester.

Akhmaloka menyampaikan kerja sama Merdeka Belajar – Kampus Merdeka APERTI BUMN adalah salah satu cara efektif dalam mempersiapkan lifelong learner. Program ini memungkinan mahasiswa mengikuti pembelajaran antar Program Studi dan universitas APERTI BUMN melalui mekanisme transfer sistem kredit semester.

Akhmaloka juga menyampaikan kerja sama ini dilakukan dalam rangka mendukung kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk meningkatkan kompetensi lulusan, baik soft skills maupun hard skills, agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman dan menyiapkan lulusan sebagai pemimpin masa depan bangsa yang unggul dan berkepribadian.

“Melalui program ini, semoga APERTI BUMN dapat berkontribusi positif dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas mahasiswa sehingga mampu menjadi SDM unggul Indonesia dan juga menjadi SDM unggul di level global,” pungkasnya.

Dirjen Dikti, Nizam dalam sambutan dan arahannya menyampaikan di era revolusi industri 4.0 ini banyak pekerjaan yang hilang dan banyak juga pekerjaan baru yang bermunculan dalam durasi waktu yang sangat pendek. Untuk itu, perguruan tinggi harus dinamis dan lebih responsif menghadapi disrupsi agar para mahasiswa memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan lebih cepat dan fleksibel.

“Apresiasi untuk kerja sama sinergi antar perguruan tinggi untuk mewujudkan indonesia yang maju. Kita yakin setiap anak adalah jenius, tugas kita mewujudkannya sesuai cita-cita mereka,” ungkapnya.

Nizam berharap kolaborasi ini diperluas tidak hanya sesama kampus APERTI BUMN, tapi juga mengajak pts maupun pts lain. Sejalan dengan hal tersebut, Kepala LLDIKTI Wilayah 7, Soeprapto, berpesan agar pts di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya juga diajak untuk berkolaborasi.

“Kolaborasi ini adalah langkah awal karena 8 kampus APERTI BUMN sudah interns berkomunikasi. Ke depannya tentu kami ingin menjalin kerja sama dengan ptn dan pts lain seluas-luasnya,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed